08/12/2026
08/12/2026
Industri otomotif sedang bergerak cepat menuju era smart vehicle. Salah satu teknologi penggeraknya adalah Advanced Driver Assistance System (ADAS), yang menjadi fondasi utama fitur Smart Driving di mobil LEPAS. Dengan mengadopsi sistem ADAS mutakhir dari Chery Group, LEPAS menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya nyaman, tetapi juga jauh lebih aman dan intuitif.
Sistem Smart Driving LEPAS menggabungkan beberapa teknologi utama, yaitu forward-facing camera untuk membaca marka jalan dan objek, millimeter-wave radar untuk mengukur jarak dan kecepatan objek, ultrasonic sensors untuk deteksi jarak dekat, serta Electronic Control Unit (ECU) untuk memproses data dan mengambil keputusan. Seluruh komponen ini bekerja secara real-time untuk mendeteksi potensi bahaya, memberikan peringatan, dan melakukan intervensi otomatis bila diperlukan.
Berikut fitur-fitur utama yang membuat pengalaman smart driving bersama LEPAS lebih berkesan.
Sistem ini menjaga mobil tetap berada di jalur, baik secara pasif maupun aktif. Lane Departure Warning (LDW) memberi peringatan saat mobil keluar jalur tanpa sein, Lane Keeping Assist (LKA) melakukan koreksi halus secara kontinu agar mobil tetap di tengah jalur, Lane Departure Prevention (LDP) memberikan intervensi yang lebih tegas saat mobil hampir keluar jalur, dan Emergency Lane Keeping melakukan intervensi agresif dalam situasi darurat. Secara teknis, sistem ini bekerja dengan membaca marka jalan dan mengontrol electric power steering secara presisi untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat microsleep, kurang fokus, maupun human error di kecepatan tinggi.
Sistem ini membuat pengalaman mengendarai LEPAS terasa jauh lebih ringan, terutama di perjalanan panjang dan kemacetan. Adaptive Cruise Control (ACC) menjaga kecepatan dan jarak aman secara otomatis, Traffic Jam Assist (TJA) mengontrol mobil secara otomatis di kecepatan rendah (stop & go traffic), dan Integrated Cruise Assist (ICA) menggabungkan ACC dengan LKA untuk pengalaman berkendara yang lebih rileks di jalan tol. Secara teknis, fitur ini memakai radar untuk membaca kendaraan depan dan steering control untuk menjaga posisi jalur, sehingga mengurangi kelelahan berkendara sekaligus meningkatkan konsistensi dan keamanan di perjalanan jauh. Baca Juga: Kenali Fitur Adaptive Cruise Control di Mobil LEPAS, Cara Kerja dan Kapan Digunakan
Ini adalah fitur keselamatan paling penting yang bekerja dalam dua tahap: peringatan dan intervensi otomatis. Front Collision Warning (FCW) menghitung potensi tabrakan menggunakan time-to-collision algorithm, sedangkan Autonomous Emergency Braking (AEB) melakukan pengereman otomatis jika pengemudi tidak merespons. Secara teknis, fitur ini menggabungkan radar, kamera, dan algoritma prediktif untuk menentukan kapan intervensi diperlukan, sehingga mampu mengurangi atau bahkan mencegah kecelakaan frontal, terutama di kondisi lalu lintas padat.
Melalui Intelligent High Beam Control (IHC), sistem menggunakan kamera untuk mendeteksi kondisi cahaya dan kendaraan lain, lalu mengatur lampu jauh atau dekat secara otomatis. Tujuannya menghadirkan visibilitas maksimal saat malam sekaligus menghindari menyilaukan pengemudi lain.
Sistem ini melindungi area yang sulit dijangkau pandangan pengemudi. Blind Spot Detection (BSD) mendeteksi kendaraan di area samping yang tidak terlihat, Rear Cross Traffic Alert (RCTA) memberi peringatan saat ada kendaraan melintas ketika mundur, dan Door Opening Warning (DOW) mencegah kecelakaan saat membuka pintu. Secara teknis, fitur ini menggunakan radar belakang dan sensor samping untuk memonitor area sekitar kendaraan, sehingga mengurangi risiko tabrakan samping dan kecelakaan di area parkir.
Kondisi jalan di Indonesia memiliki karakteristik yang khas: lalu lintas padat dan sulit diprediksi, banyak sepeda motor dan pejalan kaki, serta jalan sempit dengan blind spot yang tinggi. Dengan berbagai fitur smart driving-nya, LEPAS memberikan sistem proteksi aktif yang sangat relevan dan dapat membantu Anda berkendara lebih aman.
Penting dipahami bahwa fitur Smart Driving LEPAS bersifat membantu pengemudi (driver assistance), bukan sistem berkendara otonom penuh. Sistem ini bisa membantu mengemudi, tetapi pengemudi tetap harus aktif mengontrol kendaraan. Dengan kata lain, fitur ini bukan autopilot yang mengemudikan mobil secara keseluruhan, melainkan tetap membutuhkan keterlibatan pengemudi. Baca Juga: Fitur Automatic Parking Assist di Mobil LEPAS: Parkir Jadi Semudah Sentuhan Jari
Smart Driving di mobil LEPAS menunjukkan bahwa arah industri otomotif tidak lagi berfokus pada performa semata, tetapi kemampuan kendaraan memahami dan merespons lingkungan secara real-time. Dengan sistem ADAS yang terintegrasi, mobil bukan hanya menjadi alat transportasi, melainkan juga sistem keselamatan aktif yang bekerja bersama pengemudi. Pada akhirnya, nilai terbesar teknologi ini bukan pada kompleksitasnya, melainkan pada kemampuannya mengurangi risiko yang sering tidak disadari manusia saat berkendara.
Previous
Next
